Indonesia Version Indonesia    English Vesion English  
 
 
 
 
     
 

Produk

Kelebihan System PT. Amanaid

  • Tidak memerlukan penambahan bakteri maupun zat kimia.
  • Tidak memerlukan perawatan khusus.
  • Pemasangan yang cepat dan mudah (Bio – Save Tank).
  • Cocok untuk daerah dengan ketinggian air tanah yang tinggi.
  • Konsumsi listrik yang sangat kecil
    • 47 watt BSTP – 2, untuk kapasitas 2-3 EP (Bio – Save Tank).
    • 47 watt BSTP – 4, untuk kapasitas 4-6 EP (Bio – Save Tank).
    • 86 Watt BSTP – 8, untuk kapasitas 10-12 EP (Bio – Save Tank).
    • Konsumsi Listrik yang sangat kecil, hanya dibutuhkan 86 watt listrik untuk setiap kapasitas 2000 liter limbah per hari. (AMANAID H2O Solution Domestic & Amanaid H2O Solution Comercial).
  • Anti bocor, dan tahan lama di dalam tanah.
  • Dapat mengolah semua jenis limbah organic cair.
  • Air hasil olahan dapat dipergunakan lagi untuk menyiram kebun, flushing toilet(desain khusus) dan sangat aman untuk dibuang ke saluran publik (got).
  • Tidak menggangu pandangan dan estetika.
  • Hasil pengolahannya dijamin sesuai dengan standard local & Internasional.

Keterbatasan System PT. Amanaid

  • Desludging (pembuangan sludge) disarankan 1 sampai 5 tahun  sekali (tergantung pemakaian) untuk mengembalikan system pada normal stage. Di Indonesia umumnya dilakukan setiap 5 tahun sekali.
  • Tidak disarankan untuk penggunaan bahan kimia berbahaya untuk memasuki system, seperti contoh Hydrocloroxacid (HCL), Soda Api (Caustic Soda).  Akan tetapi apabila bahan kimia berbahaya ini memasuki system, tergantung dengan jumlah kimia, bakteri akan kembali hidup berkisar 48-72 jam.  System akan masih tidak berbau, dengan instalasi chlorinator dan venting system yang baik.
  • Listrik padam lebih dari 48 jam akan menyebabkan penurunan kwalitas hasil dari system.

Hasil Pengolahan Limbah Dari PT. Amanaid (Garansi)

Unsur Indonesia International PT. Amanaid (Garansi)
BOD 50 30 <30
COD 80 50 <50
E-Coli 10 ppm 10 ppm <10 ppm

Standard Limbah Domestik

Kep.Men.Kes.RI No. 1 73/Menkes/SK/VIII/ 1977

Unsur Metode Satuan Maks yang Diperbolehkan
FISIKA      
   1. Suhu Pemuaian °C 30
   2. Zat terapung Penyaringan mg/l NIHIL
   3. Zat terendap Pengendapan mg/l 1
KIMIA AN ORGANIK      
   4. Nitrat (Ion NO3) Brusin mg/l 10
   5. Arsen jumlah (As) Piridin Barbiturat mg/l 1
   6. Barium (Ba) AAS mg/l 1
   7. Besi jumlah (Fe) Phenantrolin mg/l 1
   8. Chrom (Cr Martabat 6) Diphenil Karbazide mg/l 0.1
   9. Kadmium jumlah (Cd) AAS mg/l 1
   10. Nikeljumlah (Ni) AAS mg/l 2
   11. Perak jumlah (Ag) AAS mg/l 0.1
   12. Raksa jumlah (Hg) AAS mg/l 0.1
   13. Seng jumlah (Zn) AAS mg/l 1
   14. Tembaga (Cu) AAS mg/l 1
   15. Timbai jumlah (Pb) AAS mg/l 1
   16. Ammonia Bebas (NH3) Nessler mg/l 0.1
   17. Chior bebas (Ci) DPD mg/l 0.05
   18. Fluorida (ion F) Alizarin mg/l  
   19. Nitrit (ion NO2) Sulfanilat mg/l 1
   20. Posphat (ion PO4) Amm- Molyddat mg/l  
   21. Suifida (ion S) Spektrofotometri mg/l 0.1
   22. BOD Elektrometri mg/l 30
   23. COD Tetrimetri mg/l 80
   24. pH Elektroda - 8.5
   25. Uji Biru Metilen Biru Metilen - Negatif
   26. Zat organic Titrasi mg/l 90
   27. Zat Tersuspensi Gravimetri mg/l  
   28. Sianida (Ion Cn) Piridin Bariturat mg/l 0.1
KIMIA ORGANIK      
   29. Hidro Karbon Ekstraksi mg/l 10
   30. Minyak dan Lemak Ekstraksi mg/l 10
   31. Phenol jumlah (Phenol) 4 Amino antipirin mg/l 0.1
 
   
Copyright 2007 © PT. AMANAID
Designed By Limbai Studio